in

Berikut Adalah Tanda Bahwa Hidupmu Sudah Benar

Warwir.com – Kehidupan merupakan rahasia ilahi, kadang diatas kadang di bawah, kadang merasa salah dan kadang merasa benar. Mungkin selama ini kamu belum yakin kalau sudah melakukan hal benar dalam hidupmu. Kamu juga merasaka sepertinya masih banyak yang salah dengan dirimu. Mungkin kamu merasa apa yang kamu perbuat sudah benar, tapi ternyata orang lain tidak menyukainya atau memperburuk kondisi orang lain itu.

Wajar saja bila kamu merasakan hal itu karena setiap manusia bisa saja berbuat salah dan benar. Kamu harus segera menyelesaikan keraguan ini agar dalam menjalani kehidupan di masa depan, kamu bisa mantap melangkang. Bagi yang belum tahu bahwa hidupmu sudah benar atau tidak, bisa menyimak tanda-tandanya di bawah ini!

1. Kisah cintamu tidak kebanyakan drama

Tanda bahwa hidupmua sudah benar adalah ketika kamu merasa bahwa pacaranmu sudah tidak sedramatis dulu. Pacaran yang penuh drama menyatakan bahwa kamu belum dewasa. Jika sekarang kamu lebih terbuka menyampaikan penghargaan ke pasangan, sudah bisa tidak bertengkar didepan umum dan tidak cemburuan lagi, tandanya kamu sudah benar dalam membina hubungan percintaan.

2. Sudah tidak malu meminta bantuan

Setiap orang itu mempunyai kelemahan, bila kamu memahani kelemahanmu dan mau meminta bantuan, berarti kamu sudah benar. Kamu sudah sukses membuat orang lain bekerjasama dengan dirimu. Dengan tidak sungkan meminta tolong, mengungkapkan bahwa kamu butuh orang lain menunjukkan bahwa kamu sudah dewasa. Selain itu, kamu memberikan orang lain kesempatan untuk memperoleh pahala.

3. Standar kamu meningkat

Ciri-ciri bahwa kamu sudah benar dalam menjalani hidup adalah standart kamu mengalami kemajuan atau peningkatan. Tidak ada toleransi untuk perilaku baik atau buruk dari dirimu sendiri maupun orang lain. Tapi semuanya harus mempunyai tanggung jawab. Kamu sudah tidak lagi meladeni orang yang hanya main-main saja tanpa memikirkan masa depannya, tanpa menyelesaikan tanggung jawabnya. Tapi, kamu menghargai dia yang bertanggung jawab dan mau bekerja keras.

4. Mencintaimu dirimu sendiri

Mencintai diri sendiri bukan narsis loh ya! Narsis itu adalah sikap menganggap bahwa diri sendiri lebih baik dibandingkan orang lain karena tidak mampu melihat kekurangan sendiri. Sedangkan mencintai diri sendiri adalah berusaha menerima segala kekurangan dan kelebihan diri sendiri. Jika kamu sudah mengerti tentang hal itu berarti itu tanda bahwa hidupmu sudah benar.

5. Bisa menghargai diri sendiri

Kamu harus merasa bangga setiap kali bercermin. Setelah kamu mencintai diri sendiri, hargai dan apresisi dirimu sendiri. Baik itu sebuah prestasi atau sebuah kesalahan. Kalau kamu sudah mampu mengapreasiasi diri sendiri, itulah yang disebut kesuksesan. Namun, bukan berarti kamu tidak mengargai dan mengakui prestasi orang lain lhoo.

6. Mampu belajar dari kegagalan dan kesalahan

Di dunia ini dari dulu sampai sekarang, tidak ada orang yang selalu benar, sukses dan kebahgiaan. Pandanglah bahwa kekalahan sebagai pelajaran dan kamu harus memperbaiki kesalahanmu itu. Hal itu berarti kamu belajar dari masa lalu dan siap melangkah di jalan yang benar dan tepat di masa depan.

7. Tidak banyak mengeluh

Jika kamu saat ini sudah tidak banyak mengeluh, berarti sudah benar. Kamu sudah dewasa, janganlah mengeluh terutama pada hal-hal yang kamu lakukan untuk diri sendiri. Selalu bersyukur atas semua  yang kamu dapatkan.

8. Mempunyai orang yang selalu mendukungmu

Satu lagi yang menandakan bahwa hidup kamu sudah benar adalah mempunyai orang-orang yang selalu mendukungmu. Pertahankan mereka yang selalu berada di sampingmu dalam kondisi apapun. Hargai mereka dan jauhi orang-orang yang berpotensi berbuat jahat kepadamu.

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by warwir

Penulis Tetap di Warwir.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Untuk Kaum Hawa, Inilah Kebiasaan Buruk yang Mesti Ditinggalkan

Beginilah Seharusnya Menyikapi Kekalahan