in

6 Hal yang Bisa Dilakukan Perantau Saat Pandemi Corona

Pandemi virus corona yang melanda dunia mengakibatkan lumpuhnya hampir semua kegiatan. Tak terkecuali di Indonesia, hampir seluruh aktivitas perkantoran, pendidikan, dan perniagaan dihentikan.

Bahkan, muncul larangan mudik bagi perantau. Sebagian besar perantau di Jakarta memilih tidak mudik. Lalu, apa saja kegiatan yang bisa dilakukan oleh perantau ini selama masa pandemi?

Baik-Baik Saja Ketika tidak Harus Mudik

Di Jakarta khususnya, menurut data yang dihimpun Katadata Insight Center, pada tahun 2019 saja ada sekitar 18,3 juta perantau yang mudik. Di tahun 2020 ini, diperkirakan jumlah itu meningkat seiring dengan bertambahnya pendatang sekitar 7.421 per Maret 2020.

Tidak perlu sedih, ternyata ada sejumlah kegiatan yang bisa dilakukan perantau selama masa pandemi. Ini contohnya:

1. Tetap Berkomunikasi dengan Keluarga di Kampung Halaman
Sangat penting untuk menjaga komunikasi dengan keluarga di kampung halaman. Tujuannya adalah untuk mengobati kerinduan dan juga memberi efek tenang. Jika keluarga diberi kabar bahwa di perantauan keadaan baik-baik saja, maka keluarga di kampung bisa tenang. Begitu juga sebaliknya.

2. Berkomunikasi dengan Teman agar Kehidupan Sosial Terjaga
Walaupun tidak bisa bertemu secara fisik, teknologi yang ada bisa dimanfaatkan untuk bersua dengan teman. Adanya fasilitas video call atau meeting group secara online memungkinkan silaturahim dengan teman terjaga. Kehidupan sosial yang terus berjalan ini baik untuk menjaga kesehatan mental perantau.

3. Buat Jadwal selama Bekerja dari Rumah
Bekerja dari rumah terkadang sangat sulit dikondisikan. Oleh karena itu, penting untuk tetap membuat jadwal harian. Jadwalkan jam berapa harus memasak dan membereskan rumah, istirahat, dan bekerja. Dengan jadwal yang teratur, perantau bisa terhindar dari sindrom stress saat work from home.

Bekerja dari rumah kadang membuat stress karena jam kerja jadi tidak teratur. Kadang di malam hari pun masih harus rapat secara online. Maka, buat kesepakatan dengan rekan kerja tentang jam kerja ini agar aktifitas sehari-hari tidak terganggu. Kesehatan mental perantau juga bisa terjaga.

4. Cari Kegiatan yang Menenangkan
Situasi pandemi bisa menimbulkan tekanan mental dan batin bagi perantau. Apalagi mereka banyak yang sendirian dan jauh dari keluarga di perantauan. Maka, carilah kegiatan yang menenangkan seperti berkebun, memasak, atau berolahraga ringan.

Jika tidak memiliki lahan untuk berkebun, perantau bisa menanam atau membeli tanaman jadi secara online. Kemudian, atur tanaman-tanaman tadi di dalam ruangan agar tercipta suasana baru yang lebih segar.

5. Menjaga Tubuh tetap Fit
Walaupun harus berada di rumah, bukan berarti mengabaikan kesehatan tubuh. Perantau harus tetap fit di tengah kesendirian karena tidak bisa mudik. Caranya dengan mengonsumsi makanan sehat dan seimbang nilai gizinya.

Selain itu, menerapkan pola hidup bersih sehat di rumah sendiri juga sangat penting. Rajin cuci tangan setiap kali memegang benda seperti paket, alat-alat kebersihan rumah tangga, peliharaan dan sebagainya. Berolahraga seperti yoga, pilates, atau senam juga bisa dilakukan perantau di rumah.

6. Jangan Nekat Mudik
Tahan niatan untuk nekat mudik jika masih sayang pada keluarga di kampung. Pasalnya, perantau berasal dari kantong-kantong virus yang bisa menyebarkan lebih banyak lagi virus ke kampung halaman. Walaupun banyak yang sudah nekat pulang kampung, jangan ikut-ikutan menambah panjang daftar orang yang nekat ini.

Nah, perantau tidak perlu galau lagi karena tidak bisa pulang kampung. Dengan melakukan 6 hal di atas, perantau tetap bisa memiliki hal untuk dilakukan selama pandemi. Jaga kesehatan, jaga komunikasi dengan keluarga, dan terus berdoa agar pandemi segera berlalu.

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by warwir

Penulis Tetap di Warwir.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Museum Merapi, Tempat Mengenal Gunung Merapi dan Pelatihan Kebencanaan

5 Cara Mengelola Keuangan saat Pandemi Corona atau PSBB